WILUJENG SUMPING DI BLOG DESA TALAGASARI KECAMATAN KADUNGORA KABUPATEN GARUT

20120927

Wilujeng Sumping


Assalamu`alaikum Wr. Wb.

Selamat Datang di "BLOG DESA TALAGASARI KADUNGORA GARUT",  Blog yang sengaja dibuat untuk mengenal lebih dekat tentang Desa Talagasari, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Sistem informasi dan teknologi yang berkembang  sangat cepat membuat kami harus menyesuaikan diri dengan perkembangan tersebut. Dengan lahirnya Blog Desa Talagasari merupakan  terobosan kami untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat.Karena Blog  ini  dapat diakses oleh siapapun. Profil Desa, kegiatan dan program kelurahan serta jenis dan prosedur pelayanan dapat diakses oleh masyarakat secara langsung dan cepat.

Semoga dengan adanya Blog Desa Talagasari sebagai perwujudan peningkatan pelayanan Perangkat Desa  ini dapat memberikan manfaat. Namun perlu disadari bahwa Blog ini masih dalam tahap pengembangan untuk itu  Kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat kami harapkan agar  Situs BLOG  ini bisa lebih baik.

Wassalamu`alaikum Wr.
Team 11

20111129

PELAKSANAAN PEMBANGUNAN JALAN RABAT BETON KAMPUNG SUKAMANAH RW. 03

Jalan Desa Kampung Sukamanah Sepanjang 262 M dengan lebar badan jalan 3,5 M telah dilaksanakan oleh PNPM Mandiri Pedesaan Tahun Anggaran 2011 yaitu : Rabat Beton Panjang 262 M dan Drainase dengan panjang 200 M.


Gambar Hasil Pembangunan Finish


20110929

Visi Dan Misi

1.       Visi

“DENGAN BERAZASKAN NILAI-NILAI LUHUR AGAMA ISLAM DAN DIDUKUNG OLEH SUMBERDAYA YANG DIMILIKI DESA TALAGASARI MAMPU MENEMPATKAN DIRI MENJADI DESA YANG MAJU DAN SEJAHTERA SERTA MAMPU DALAM MENCAPAI KENAIKAN IPM KABUPATEN GARUT.”


2.       Misi 

a.    Mewujudkan dan  meningkatkan sumber daya manusia yang berkwalitas dan  berahlak, toleran dan mandiri.

b.     Memantapkan otonomi desa serta mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih. 

c.    Mewujudkan pembangunan desa dengan menerapkan model tata ruang Desa melalui  ketertiban masyarakat. 

d.    Mewujudkan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi desa dengan pola terpadu dan pemberdayaan masyarakat.

20110928

Sejarah Desa

Legenda Desa (Sasakala)
………………………………………………………………………………………………………………
Pada tahun 1923 atas usaha kedua Juragan Lurah antara Desa Lunjuk dan Desa Haur Kuning digabungkan menjadi satu desa yang diberi nama Desa Talagasari. Nama tersebut diambil dari nama talaga (danau/situ) yang berada di blok Ranca Kuda dan sari (indah dan menarik). Dari  sinilah nama desa Talagasari diambil yang artinya : (Talagasari= Danau yang sangat menarik)

Terbentuknya Desa Talagasari
Catatan sejarah Desa Talagasari menerangkan bahwa cikal bakal berdirinya Desa Talagasari adalah hasil penggabungan dari dua desa yaitu Desa Lunjuk dan Desa Haur Kuning, Desa Lunjuk sendiri adalah hasil penggabungan dari Desa Lunjuk Hilir dan Desa Lunjuk Girang yang selanjutnya Desa Talagasari dipecah lagi menjadi Desa Talagasari dan Desa Hegarsari (sampai sekarang).

a.Desa Lunjuk Hilir (sebagai cikal bakal berdirinya Desa Talagasari)       
Menurut sejarah Desa Lunjuk Hilir berada di sebelah timur jalan raya menuju ke Garut dan Bandung antara 48,15 km dan 47,14 km adapun batas-batasnya sebagai berikut:
- sebelah barat jalan raya Garut –Bandung
- sebelah    timur   berbatasan   sungai  Cijagra   ( Desa  Cangkuang   dan  Desa
  Cikembulan)
- sebelah selatan berbatasan dengan Desa/Kecamatan Leles.
- sebelah utara berbatasan dengan Sungai Cicatur.

Kampung-kampungnya :
1.Lunjuk Peuntas                5.Pabrik
2.Lunjuk Hilir I                     6.Garduh
3.Lunjuk Hilir II                    7.Bojong Citeula
4.Cigugur                            8.Citeureup

Sungai-sungainya :
1.Cijagra yang menjadi batas desa.
2.Citengah            4.Cipala
3.Cipancar            5.Cicatur
Jalan-jalannya:
1.Jalan Lunjuk Hilir yang berada di Cigugur sampai Lunjuk Hilir.
2.Jalan Citeureup yang berada di Citeureup sampai Bojong Citeula bersambung dengan jalan Lunjuk Hilir.
  
Luas tanah : 91.910 ha
Tanah tersebut terdiri dari sawah kelas 1,2,3,4,5,6 tanah darat, jalan,sungai,kolam, dan kuburan ada kuburan Islam dan non-Islam, sawah terdiri dari sawah pengairan tradisi dan sawah tadah hujan.Sawah tersebut pemiliknya banyak luar desa dan kecamatan diantara sawah kepunyaan orang kaya di Kecamatan Leles, Banyuresmi, Tarogong,dan warga setempat. Sawah terdiri dari blok-blok Cijagra,Cijagra Hilir, Depok, Cipatat, Sawah Leuga, Sela Gedang, Ranca Bungur, Lunjuk Hilir, Lunjuk Wetan, Panogan, Citeureup Kidul, Astana, Sindang Waas.
            Jumlah penduduk               : belum dihitung karena ketika itu datanya hilang.
Agama                               : Desa Lunjuk Hilir mayoritas beragama Islam.
Pemerintahan                     : Desa Lunjuk Hilir dikepalai oleh seorang Juragan Lurah
                                                       (Raden Mas Djayasasmita, berasal dari Desa Cangkuang Leles).
Mata pencaharian               : bercocok tanam.

b. Desa Lunjuk Girang (sebagai cikal bakal Desa Talagasari)
Menurut sejarah Desa Lunjuk Girang berada disebelah barat jalan raya Garut dan Bandung antara 48,10 km dan 47,45 km,adapun batas-batasnya sebagai berikut :
-Sebelah barat Desa Haur Kuning.
-Sebelah timur jalan raya bandung –Garut yang jadi batas Desa Lunjuk Hilir.
-Sebelah selatan Sungai Cipala batas percil dengan Desa Leles dan Sungai
 Cipancar.
-Sebelah utara batas percil Desa Karang Tengah.

Kampung-kampungnya:
1. Kp. Palasari                                   6. Kp. Halteu                                       10. Kp. Citangtu
2. Kp. Lunjuk Girang                           7. Kp.Neglasari                                   11. Kp.Pataruman
3. Kp.Salamanjah                               8. Kp.Gegerjunti                                  12. Kp.Sigung
4. Kp.Salamnjah Wetan                       9. Kp.Biru
5. Kp.Caringin (Cisompet)

Sungai-sungainya :
1. sebagian Sungai Cipancar.
2. sebagian Sungai Cipala
3. sebagian Sungai Citeureup
4. sebagian Sungai Cigegerjunti

Jalan-jalannya :
1.Jalan Pataruman
2.Jalan Salamanjah
3.Jalan Gegerjunti
Luas tanahnya : 185.095 ha, tanah tersebut terdiri dari :sawah kelas 1,2,3,4,5,6 daratan,kolam,situ ,dan kuburan. Sawah 2 macam yaitu sawah berpengairan dan sawah tadah hujan sawh-sawah tersebut terletah di blok Palasari wetan, Palasari Kaler, Palasari Kitul, Nenggang , Randu, Sarongge, Sayuran, Cipala, Citangtu, Ranca Kuda, Batu Lawang,Penclut, Caringin, Cangkring, Jambu, Batu Kasur, Hunyur,Rahmat, Rahayu, Talagasari, Lebak Baeu, Jambu, Mulus. 
Di Blok Rancakuda ada sebuah  Talaga (Danau) kepunyaan Ibu Hj Fatimah seluas ± 1 ha

Pemerintahan                  : Desa Lunjuk Girang dikepalai oleh seorang Juragan Lurah  Raksadiguna berasal
    dari  Lebakbaeu.
Mata pencaharian            : bercocok tanam

c. Desa Haur Kuning.
Desa Haur Kuning terletak sebelah barat Desa Lunjuk Girang yang mempunyai batas-batasnya :
1.sebelah barat sungai Ciharus / Desa Ranca salak.
2. sebelah timur percil Desa Lunjuk Girang.
3.sebelah selatan batas persil Desa Lekor.
4.sebelah utara sungai Cigunung Agung dan batas persil Desa Karang Tengah.
Kampung-kampungnya :
1. Kp. Baduyut
2. Kp. Kerenceng
3. Kp. Balubur
4. Kp.Malaka
5. Kp. Naringgul
6. Kp.Haur Kuning
7. Kp. Nusa
Sungai-sungainya :
1.Sungai Cipala sebagian
2. Sungai Citeureup sebagian
3. Sungai Gegerjunti sebagian
4. Sungai Cimarijwa
5. Sungai Cigunung Agung sebagian.
6. Sungai Ciharus yang menjadi batas desa sebelah barat.
Jalan-jalannya:
1. Jalan Naringgul
2. Jaln Baduyut dan Haur Kuning
3. Jalan Balubur
4. Jalan Malaka
Luas Tanahnya                   : 176.725 ha,
tanah tersebut terdiri dari tanah sawah, tanah  darat ,kuburan,dan kolam yang merupakan tanah sawah
            berpengairan dan sawah tadah hujan.             
Blok-bloknya     : Balemoyan,  Cihampelas,  Koang,  Rahayu,   Pulus,  Hunyur Kuuk, Nusa  Wetan,Tegal Linglong  dan  tanah darat yang menjadi perkampungan.
Mata pencaharian   : bercocok tanam.
Pemerintahannya  : Desa Haur Kuning dikepalai oleh seorang Juragan Lurah
1. Juragan Lurah pertama(tidak dikenal)      
2. Juragan Lurah ke-2 Gunawijaya yang berasal dari Baduyut.
3. Juragan Lurah ke-3 Satjadipura yang berasal dari Lebak Baeu.
Desa Haur Kuning masuk onder distrik Kadugora.

Pendidikannya     : berdiri Sekolah Desa 3 tahun yaitu sekolah di desa Haur Kuning.

Penggabungan Desa Lunjuk Hilir dengan Desa Lunjuk Girang

1. Sejarah Desa Lunjuk
Pada tahun 1912 berkat usaha kedua juragan lurah Desa Lunjuk Hilir yaitu Rd Mas Djajasasmita yang berasal dari Desa Cangkuang dengan Juragan Lurah Desa Lunjuk Girang yaitu Juragan Lurah Raksadiguna yang berasal dari Lebak Baeu,Desa Lunjuk Hilir digabungkan dengan Desa Lunjuk girang menjadi Desa Lunju.
Untuk menentukan pimpinannya maka di desa baru tersebut diadakan pemilihan Juragan Lurah dan dipilih langsung oleh rakyat yang dimenangkan oleh Raden Mas Djaja Sasmita namun pada akhir tahun 1912 meninggal dan digantikan oleh seorang Opang (Polisi Desa) yang berpangkat Kopral yang bekerja di onder distrik Kadungora yaitu Suminta sampai tahun 1915.
Pada tahun 1915 pemerintahan Suminta berakhir dan diganti oleh Muh.Idjroi yang berasal dari Kp Salamnjah dan berakhir pada tahun 1923.
Pada pemerintahan Juragan Lurah Raden Mas Djaja Sasmita sampai dengan Juragan Lurah Muh. Idjroi mulai ada konde (sekarang urunan desa).
Pada akhir pemerintahan Muh. Idjroi tahun 1923 maka masyarakat memberikan gelar kepada beliau Juragan Lurah Hormat .

Digabungkannya Desa Lunjuk dengan Desa Haur Kuning hingga terbentuknya Desa Talagasari.

Pada tahun 1923 atas usaha kedua Juragan Lurah antara Desa Lunjuk dan Desa Haur Kuning digabungkan menjadi satu desa yang diberinama Desa Talagasari. Nama tersebut diambil dari nama talaga (danau/situ) yang berada di blok Ranca Kuda. dari sinilah sinilah nama desa Talagasari diambil yang artinya : Talaga=danau, Sari = sangat menarik (Talagasari= Danau yang sangat menarik)

Batas-batas Desa Talagasari setelah digabungkan :
1. Sebelah barat berbatasan dengan Sungai Ciharus (Desa Rancasalak)
2. Sebelah timur berbatasan dengan Desa  Cikembulan (Desa Neglasari)  Kadungora.
3. Sebelah selatan Desa Lekor (Kandang Mukti, Lembang, Salamnunggal dan  Desa Leles,
4. Sebelah utara berbatasan dengan Desa Karang Tengah (Karangmulya)

Kampung-kampungnya :
1.Kp.Lunju Peuntas                                            15.Kp.Neglasari
2.Kp.Lunjuk Hilir I                                               16.Kp.Geger Junti
3.Kp.Lunjuk Hilir II                                              17.Kp.Biru
4.Kp.Cigugur                                                      18.Kp.Lebak Baeu
5.Kp.Pabrik                                                        19.Kp.Citangtu
6.Kp.Gardu                                                        20.Kp.Pataruman
7. Kp.Bojong Citeula                                          21.Kp.Sigung
8. Kp.Citeureup                                                 22. Kp.Baduyut
9.Kp.Palasari                                                     23. Kp.Kerenceng
10.Kp.Lunjuk Girang                                          24. Kp.Balubur
11.Kp.Salamanjah                                              25.Kp.Malaka
12.Kp.Salamanjah Wetan.                                   26.Kp.Naringgul
13.Kp.Caringin/Cisompet                                    27. Kp.Haur Kuning
14.Kp.Halteul                                                      28. Kp. Nusa

Sungai-sungainya :
1. Sungai Cijagra yang menjadi batas Desa                                7. Sungai Cigegerjunti
2. Sungai Citengah                                                                      8. Sungai Cimuri Jawa
3. Sungai Cipancar                                                                      9. Sungai Cigunung Agung
4. Sungai Cipala                                                                         10. Sungai Ciharus
5. Sungai Citeureup 
6. Sungai Cicatur


Jalan-jalannya :
1. Jln. Surayuda di Kp.Lunjuk Hilih sampai ke Bojong Citeula
2. Jln,  Optik Kp.Citeureup sampai Bojong Citeula.
3. Jln.  Pager Betis Kp.Lunjuk Girang sampai Pataruman
4. Jln. Raksaguna Kp.Salamanjah sampai dengan Kp.Naringul
5. Jln. Neglasari mulai batas jalan raya sampai Kp.Malaka.
6. Jln. Malaka Kp.Malaka sampai batas Desa Rancasalak.

Luas Tanah        : 453.730 ha

Sejarah Pemerintahan Desa Talagasari

Setelah digabungkannya Desa Lunjuk dengan Desa Haur Kuning menjadi Desa Talagasari yang memimpin pemerintahannya yaitu :

1. Juragan Lurah I tahun 1923-1926          : Satjadipura
                Juru Tulis                                         : Arip
2. Juragan Lurah II tahun 1926-1945         :H.Muh Toha
                Juru Tulis                                         : Rumantaredja
                Punduh                                            : 1. Nata      2. Madhalim
                Polisi Desa                                       : Wiratma
                Lebe (Amil)                                       : 1. Muhamad Alwi   2. Muh Ruba’i
3. Juragan Lurah III tahun 1945-1948        : Adang Asikin
                 Juru Tulis                                        : 1. Rumantaredja   2. Samsu
4. Juragan Lurah IV tahun 1948-1954        : Rumantaredja
                Juru Tulis                                          : 1. Oyo     2.Djuhana
                Punduh                                             : 1.Sukarta   2. Hadiri
                 Polisi Desa                                       : Basri
                 Lebe                                                : Ruba’i
                Ulu-ulu                                              : Hadiri
5. Kepala Desa V  Tahun 1954-1966           :  Oyo
                Juru tulis                                           : Djuhana , tetapi tidak lama menjabat pada tahun 1959     
                                                                           digantikan oleh E. Suryana
                Punduh                                             : 1. Basri  2. Hadiri  3. Sukarta
                Polisi Desa                                        : Wiratma dari Kerenceng tidak lama diganti oleh
                                                                           Ayet Hidayat
                 Lebe                                                 : 1. Enung Hasanudin     2. Adja
                 PTD (Urusan Pertanian)                  : Asmita
                  Pembina                                           : Naridin

Pada tahun 1964 dibentuk Badan Musyawarah Desa (BMD) yang anggotanya adalah :
1. Muh Enos dari Kp.Salamanjah
2. Usin Usmara dari Kp.Citangtu
3. Ahid dari Kp. Citangtu
4. Muh Tatan dari Kp. Pataruman
5. Moh Husin dari Kp,Ladatdaeu
6. Saep Hidayat dari Kp. Haur Kuning
7. Udin Syamsudin dari Kp. Biru
8. O Thoha dari Kp.Halteu Kidul
9. Oka Setiawan dari Kp.Halteu Kidul
10.Komarudin dari Kp. Citeureup
11.Andi S dari Kp. Citeula
12. Ust. Maesyaroh dari Kp.Lunjuk Hilir
13. Muh. Embik dari Kp.Ladatdaeu
14.Odang Kadarusman dari Kp.Citeureup

Pada periode tahun 1954-1962 keadaan Jawa Barat pada umumnya tidak aman karena gangguan gerombolan DI/TII khususnya Kabupaten Garut.Kecamatan Kadungora Desa Talagasari betul-betul tidak aman maka dibentuklah pagar desa untuk menjaga wilayahnya dan dipersenjatai organisasi tersebut berubah nama menjadi Organisasi Keamanan Desa (OKD) kemudian berubah lagi menjadi OPR (Organisasi Pertahanan Rakyat) pada bulan Januari tahun 1961 Kp Neglasari dibakar hampir habis oleh gerombolan DI/TII pimpinan Karto Suwiryo pertengahan tahun 1962 rakyat baru merasakan keamanan dari gangguan gerombolan DI/TII tersebut, sehingga masyarakat semakin giat beraktipitas khususnya di segala bidang sampai pada akhirnya pada tahun 1964 Desa Talagasari mendapatkan prestasi dan mendapat piagam terbaik dari PBB.
                Pada tahun 1966 karna sesuatu hal Kepala Desa Talagasari (Oyo) berhenti dari jabatannya dan dijabat oleh Naridin sebagai Caretaker di Desa Talagasari yang sebelumnya menjabat sebagai Pembina.

6. Kepala Desa Caretaker VI tahun 1966-1967        : Naridin
Juru Tulis                                                          :   E. Suryana
Punduh                                                              :  1. Barna      2.  Sabri    
Polisi Desa                                                        :  Ayep Hidayat
Lebe                                                                   :  Muh. Adja
PTD                                                                    :  Asmita

Pertengahan tahun 1967 diadakan pemilihan Kepala Desa terdiri dari 4 orang yaitu    :    
1. Naridin dari Kp. Citeurep               3.  Bakri dari Kp. Halteu Kidul
2. H.Kana dari Kp.Citeula                   4. Rd. Ating dari Kp.Sukasirna
Pemilihan tersebut dimenangkan oleh Naridin

7. Kepala Desa VII tahun 1967-1985  
Kepala Desa                                                       :  Naridin
Juru Tulis                                                             :  E.Suryana
Punduh (Kadus)                                                  :   1. Barna     2. Basri
Polisi Desa                                                           :  Ayep Hidayat
Lebe                                                                      :   1.Madja     2, Tanu
PTD                                                                       :  Asmita

BPD  :                                                                                                                         
 1. Muh Enos dari Kp.Salamanjah
2. Usin Usmara dari Kp.Citangtu
3. Ahid dari Kp. Citangtu
4. Muh Tatan dari Kp. Pataruman
5. Moh Husin dari Kp,Ladatdaeu
6. Saep Hidayat dari Kp. Haur Kuning
7. Udin Syamsudin dari Kp. Biru
8. O Thoha dari Kp.Halteu Kidul
9. Oka Setiawan dari Kp.Halteu Kidul
10.Komarudin dari Kp. Citeureup
11.Andi S dari Kp. Citeula
12. Ust. Maesyaroh dari Kp.Lunjuk Hilir
13. Muh. Embik dari Kp.Ladatdaeu
14.Odang Kadarusman dari Kp.Citeureup

Pada periode Gubernur Jawa Barat tahun 1970 – 1975 keluar Kepres No.81 Tahun 1971 yang merubah organisasi masyarakt BMD menjadi LSD (Lembaga Sosial Desa) dan anggotanya masih tetap pada periode BMD.
Organisasi Keamanan Desa sering berubah, dari OKD menjadi Hansip (Pertahanan Sipil), Wanra (Perlawanan Rakyat) yang dibina oleh Koramil dan Kamra (Keamanan Rakyat) dibina oleh kepolisian selanjutnya nama organisasi keamanan desa disebut Hansip tahun 2008 menjadi Linmas.
Pertengahan periode tahun 1967-1985 susunan pemerintahan berubah karena pamong desa ada yang meninggal dunia adapun susunan pemerintahan yang baru adalah sebagai berikut :
Kepala Desa                                                        :  Naridin
Juru Tulis                                                             :   E.Suryana
Punduh                                                                :  1. Asmita    2. Sadri    3. Ohok (Uko S)
Polisi Desa                                                           :   Ayep Hidayat
P 3 N  (Amil)                                                         :  1. Moch.Wahyudin    2. M Tanu     
PTD                                                                      :  1. Karnaen                 2. Ayep Hidayat
Dalam pemerintahan selanjutnya di tingkat kampung-kampung dibenahi organisasinya berdasarkan keputusan Gubernur yaitu dibagi 7 Rukun Kampung (RK) yaitu  :
1.  Rukun Kampung (RK)  I  diketuai oleh Ili Sadeli terdiri dari :
    1.1. Kampung Halteu Kaler
    1.2. Kampung Halteu Tengah
    1.3. Kampung Halteu Kidul
    1.4. Kampung Babakan Laksana
    1.5. Kampung Neglasari
    1.6. Kampung Sukasirna
2. Rukun Kampung (RK)  II  diketuai oleh Komarudin yang terdiri dari :
    2.1. Kampung Caringin (Cisompet)
    2.2. Kampung Citeureup Kulon
    2.3. Kampung Citeureup Wetan
    2.4. Kampung Bojong Citeula
3.Rukun Kampung (RK) III dengan susunan pengurus :                                               
ketua                                      :   Anda  B.H Mahpudin dari Kp.Ladatdaeu
Sekretaris                              :  Udin Syamsudin dari Kp. Biru
Bendahara                            :  Unen dari Kp.Gegerjunti
Adapun wilayahnya terdiri dari :
3.1. Kampung Biru       RT 01
3.2. Kampung Ladatdaeu RT 02
3.3. Kampung Gegerjunti    RT 03

4.Rukun Kampung (RK) IV diketuai oleh M Parta Hasan Mustofa dari Kp.Lunjuk Girang adapun  
wilayahnya terdiri dari :
4.1. Kampung Lunjuk Hilir
4.2. Kampung Cigugur
4.3. Kampung Lunjuk Girang
4.4. Kampung Salamanjah Kulon

5. Rukun Kampung (RK) V diketuai oleh Ahid dari Kp.Citangtu yang terdiri dari :
5.1. Kampung Citangtu
5.2. Kampung Pataruman
5.3. Kampung Sigung

6. Rukun Kampung (RK) VI diketuai oleh Ayep Hidayat dari Kp.Naringgul adapun wilayahnya
    terdiri dari :
6.1. Kampung Naringgul
6.2. Kampung Baduyut
6.3. Kampung Kerenceng
6.4. Kampung Malaka

7. Rukun Kampung (RK)  VII  diketuai oleh Saep Hidayat dari Kp.Haur Kuning
    terdiri dari :
                7.1. Kampung Haur Kuning
                7.2. Kampung Nusa

Pada tahun 1978 di Desa Talagasari diadakan Musyawarah LSD dan tokoh terkemuka mengusulkan bahwa Desa Talagasari harus dipecah menjadi 2 hasil dari musyawarah dicapai kesepakatan bahwa Desa Talagasari dipecah/pemekaran menjadi 2 yaitu:
1. Desa Talagasari,
2. Desa Hegarsari
Surat keputusan dari Gubernur Jawa Barat tentang pemekaran desa keluar tahun 1979.
Setelah pemekaran pada tahun 1980 pemerintahan Desa Talagasari sebagai berikut:

Kepala Desa                                                        : Naridin
Juru Tulis                                                              : Ayet Hidayat
Kadus                                                                    : 1. Asmita    2. Uho S
Polisi Desa                                                           : A  Karnaen
Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) :  Moch. Wahyudin
       
Setelah dimekarkan menjadi 2 desa periode 1980-1985 kampung-kampung berubah nama dan menjadi 8 RK diantaranya :
1. Rukun Kampung (RK) I diketuai oleh Udju dari Halteu Kaler, adapun
    wilayahnya terdiri dari :
                1.1. Kampung Halteu Kaler
                  1.2. Kampung Halteu Tengah
                  1.3. Kampung Babakan Laksana
                  1.4. Kampung Sukasirna
                 1.5  Kampung Neglasari

2. Rukun Kampung (RK) II diketuai oleh Ika Ranika dari Halteu Kidul, adapun
    wilayahnya terdiri dari :
                2.1. Kampung Halteu Kidul
                 2.2. Kampung Mekarsari
                 2.3. Kampung Caringin

3. Rukun Kampung (RK) III ketua: Udin Syamsudin ;Wk.Ketua: Nana Sukmana
    dari Kp.Biru, adapun wilayahnya terdiri dari :
                3.1. Kampung Babakan Biru
                3.2. Kampung Biru
                 3.3. Kampung Gegerjunti
4. Rukun Kampung (RK) IV ketua: Gaos  ;Wk.Ketua: Enen Sasmita dari
    Kp.Salamanjah Kulon adapun wilayahnya terdiri dari :
                 4.1. Kampung Salamanjah Kulon
                  4.2. Kampung Salamanjah Wetan

5.Rukun  Kampung  (RK)  V  diketua i oleh  Anang  dari  Kp. Citeureup,  adapun
   wilayahnya terdiri dari :
                 5.1. Kp Cisompet dan Sindang Sono berubah namanya menjadi Kp.Sindangsari
                5.2. Kampung Citeureup Kolun
                5.3. Kampung Citeurep Wetan
                5.4. Kampung Bojong Citeula

6.Rukun Kampung (RK) VI diketuai oleh M Carta Hasan Mustofa , adapun
   wilayahnya terdiri dari :
                6.1. Kampung Cigugur
                6.2. Kampung Lunjuk Hilir

7.Rukun Kampung (RK) VII diketuai oleh Ikin Sodikin dari Kp. Hegarmanah ,
   adapun wilayahnya terdiri dari :
                 7.1. Kampung Lunjuk Girang
                7.2. Kampung Hegarmanah

8.Rukun Kampung (RK) VIII diketuai oleh M Tatang  dari Kp. Pataruman ,
   adapun wilayahnya terdiri dari :
                8.1. Kampung Citangtu
                8.2. Kampung Pataruman

Periode 1967-1985 keluar Kepres No 28 tahun 1980 LSD menjadi LKMD (Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa) dan Permendagri No.1 tahun1981 dan No.2 tahun 1981 tentang pemerintahan .                                                      
1).susunan organisasi pemerintahan desa terdiri dari :
1. Kepala Desa
2. Lembaga Musyawarah Desa  sedikitnya 9 orang atau 15 orang
3. Perangkat Desa
2). Susunan Organisasi Lembaga Ketahan Masyarat Desa
                1. Ketua Umum dijabat oleh Kepala Desa / Kelurahan
                2. Ketua I
                3. Ketua II
                4. Sekretaris
                5. Bendahara
                6. Anggota Pengurus / Seksi-seksi sebanyak 10 seksi yaitu seksi agama, seksi P4, Seksi Kantib, Seksi Dukpen, Seksi Kesehatan/KB , seksi Lindup, seksi Pembangunan Ekonomi/Koperasi, Seksi Pemuda/Orkes, Seksi Kesra, Seksi PKK.
Anggota LKMD sebanyak 35 orang termasuk Kapala Desa.

a.Luas Tanah :
1.Luas tanah Desa Talagasari         :  224.638 ha
2.Luas tanah Desa Hegarsari           :  215.272 ha
b.Penduduk :
1.Penduduk Desa Talagasari           :  ±  6.043 jiwa
2.Penduduk Desa Hegarsari            :  ± 3.864 jiwa
c.Pendidikan :
Pembangunan sekolah sangat pesat sehingga terdapat sekolah-sekolah sebagai berikut :
1. sekolah Dasar 6 buah
2. SMP Negeri 1 buah, SMP Swasta 2 buah
3. SMA Swasta 1 buah

d. Jalan :
                Pembanguna jalan sangat pesat dan baik ,pengaspalan/pengerasan dan nama jalan langsung dirobah :
1. Jl. Gegerjunti diberi nama jalan Mandalawangi
2. Jl.Salamanjah diberi nama  Jalan Raksaguna
3. Jl.Lunjuk Girang Pataruman diberi nama jalan Pagarbetis
4. Jl.Lunjuk Hilir diberi nama Jalan Surayuda
5. Jl.Citeureup Citeula diberi nama Jalan Optik

e. Pembanguna Pengairan sangat baik dilaksanakan oleh desa dan oleh PU (Pemerintah) baik dermaga atau bendungan diantaranya :
1. Bendungan : Biru, Cipala, Cijagra.
2. Dermaga , Jembatan : Cipala, Sukahejo, Cimarijawa, Biru.

f. Pembanguna kantor dan poskamling.
                Kantor desa di Salamanjah
                Pos kamling di tiap RW

                Pada bulan Oktober 1985 Kepala Desa habis masa jabatannya, maka diadakan lagi pemilihan Kepala Desa .Calon Kepala Desa ada 2 orang, yaitu :
1. Naridin dari Kp.Citeureup
2. Abdul Gobar dari Kp. Citeureup
Pemilihan kepala desa tersebut dimenangkan oleh Naridin.


A.Pemerintahan Desa Talagasari setelah dibagi 2 (pemekaran)
8. Kepala Desa VIII tahun 1985-1985
Kepala desa                                                         : Naridin
Juru Tulis/ Sekdes                                              : Ayet Hidayat
Punduh (Kadus)                                                  : 1. Asmita    2.Uho S     3. A Karnaen
Polisi Desa/Kamra                                              : Amid
P3 N (Amil)                                                           : Moch. Whyudin
PTD / Ekbang                                                       : E.Adikarna
Pada tahun 1989 susunan perangkat desa ada perubahan karena ada yang meninggal dunia dengan susunan sebagai berikut :
1. Kepala Desa                                                    : Naridin
2. Sekretaris Desa                                               : 1.A Karnaen  2. Memed    3.Uho
3. Polisi Desa                                                       : Amid
4. P3N                                                                    : Moch. Wahyudin
5. Kaur Ekbang                                                    : Endun Adi karna

Dalam organisani masyarakat yang dilindungi oleh pemerintah dibagi 9 rukun kampung diantaranya :
1.Rukun Kampung (RK) I diketuai oleh Dudung dari Halteu Tengah, adapun
    wilayahnya terdiri dari :
    1.1. Kampung Halteu Kaler
    1.2. Kampung Halteu Tengah
    1.3. Kampung Babakan Laksana
    1.4. Kampung Sukasirna
    1.5  Kampung Neglasari
    1.6. Kampung Batukasur
    1.7. Kampung Gegerjunti berubah nama menjadi Kampung Sukamanah.

2. Rukun Kampung (RK) II diketuai oleh Ika Ranika dari Halteu Kidul, adapun
    wilayahnya terdiri dari :
    2.1. Kampung Halteu Kidul
    2.2. Kampung Mekarsari
   
3.  Rukun Kampung (RK) III diketuai oleh Nana Sukmana dari Kp.Biru, adapun
     wilayahnya terdiri dari :
    3.1.Kampung Babakan Biru
    3.2.Kampung Biru
4. Rukun Kampung (RK) IV diketuai oleh Ikin Sodikin dari Kp.Hegarmanah
adapun wilayahnya terdiri dari :
    4.1. Kampung Salamanjah Kulon
    4.2. Kampung Salamanjah Wetan
    4.3. Kampung Hegarmanah
    4.4. kampong Lunjuk Girang

5.Rukun  Kampung  (RK)  V  diketua i oleh  Isak Supriadi dari Biru,  adapun
   wilayahnya terdiri dari :
   5.1. kampung Sindangsari
   5.2. Kampung Caringin

6.Rukun Kampung (RK) VI diketuai oleh Anang dari Kp.Citeureup,adapun
   wilayahnya terdiri dari :
   6.1. Kampung Citeurep Kulon
   6.2. Kampung Citeureup Wetan
   6.3. Kampung Bojong Citeula

7.Rukun Kampung (RK) VII diketuai oleh M.Parta Hasan Mustofa adapun wilayahnya
   terdiri dari :
   7.1. Kampung Lunjuk Hilir
   7.2. Kampung Cigugur

8.Rukun Kampung (RK) VIII diketuai oleh M Tatang  dari Kp. Pataruman ,adapun
   wilayahnya terdiri dari :
   8.1. Kampung Citangtu
   8.2. Kampung Pataruman

9.Rukun Kampung (RK) IX diketuai oleh Nurpai dari Batulawang adapun wilayahnya Kp.
   Batu Lawang.

LMD dan LKMD disempurnakan pada tahun 1989 -1984 berdasarkan :
1. Kepres no.28 Tahun 1980
2. Permendagri No.1 Tahun 1981
3. Permendagri No.2 Tahun 1981
4. Kep. Mendagri No. 27 Tahun 1984
Susunan LMD : Tiap desa terdiri dari 9 – 15 orang anggota terdiri dari : Kepala-kepala Dusun, Pimpinan Lembaga-Lembaga Kemasyarakatan, terdiri dari kalangan adat,agama, kekuatan social politik, dan golongan profesi dengan memperhatikan UU yang berlaku diantaranya :
UU no 3 Tahun 1975 tentang partai politik dan Golongan Karya.
Susunan LMD :
 Ketua LMD                           :  Kepala Desa (karena jabatannya)
Sekretaris                     :  Memed Ahmad Hidayat
Bidang-bidang :
1.Ketua Bidang Pemerintahan     : Djadja Ridjaman
Anggota                        : 1. Rahmat Afandi
                                                  2. Uho S
                                                  3. Moch.Wahyudin
                                                  4. Ganda S
2.Ketua Bidang kemasyarakatan :  Ikin Sodikin
Anggota                        :  1. Amid
                                                   2. M Tatang
                                                   3. Memed Ahmad Hidayat
3.Ketua Bidang Pembangunan    :  Udin Syamsudin
Anggota                                    :  1. Andi Sukandi
                                                   2. Endun Adi Karna
                                                   3. Enjang S

Susunan LKMD Periode 1989-1994
Ketua Umum                 :  Naridin (selaku Kepala Desa)
Ketua I                          :  Nana Supriyatna
Ketua II                         :  Nina
Sekretaris                     :  A Karnaen
Bendahara                     :  H Enen Sasmita
Seksi-seksi :
1. Seksi agama                         : Ketua( Ahmad Abidin) anggota 2 orang
2. Seksi P4                               : Ketua (Muslih Saeful Bahri, SH) anggota 2 orang          
3. Seksi Kamtib                         : Ketua (Dana Sumpena) anggota 2 orang
4. Seksi Pendidikan/ Penerangan: Ketua (Hadis Somantri) anggota 2 orang
5. Seksi Lingkungan Hidup         : Ketua (Luthfi) anggota 2 orang
6. Seksi Pembang. Eko. dan Kop: Ketua(Nurfai) anggota 2 orang
7. Seksi Kesehatan/KB              : Ketua (H Rudi Ukar J) anggota 2 orang
8. Seksi Pemuda/olah raga         : Ketua (Yoyo Suwaryo) anggota 2 orang
9. Seksi Kesra/Sosial                 : Ketua (Amas Taryono) anggota 2 orang.
10.Seksi PKK                            : Ketua (Nina) anggota 2 orang

B. Letak dan Keadaan Daerah
Secara administratif Desa Talagasari termasuk wilayah Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut ketinggian 697 diatas permukaan laut dengan suhu ±17-28ยบ C
Batas-batas wilayah :
a. sebelah utara Desa Karangmulya
b. sebelah timur Desa Kadungora dan Desa Neglasari
c. sebelah selatan Desa Leles, Desa Salam Nunggal ,dan Desa Kandangmukti
d. sebelah barat Desa Hegarsari

Luas wilayah                       :  224.638 ha, terdiri atas :
1. tanah sawah    : 188.251 ha
2. Tanah darat     : 36.387 ha

C. Keadaan penduduk    : menurut data kependudukan Januari 1995 sebanyak 1.559 jiwa terdiri atas        :
1. Laki-laki            = 3.765 jiwa
                 2. Perempuan      = 3.794 jiwa
dengan jumlah kepala keluarga 1.748 KK tersebar di 19 kampung dalam 2 wilayah kaunduhan, 9 RW dan 45 RT.
Mata pencaharian :
Petani                                    = 65,95 %
Pedagang / Wiraswasta     = 22,36 %
Pegawai Negeri/Swasta    = 5,29 %
ABRI                                       = 3,62 %
Pensiunan                            = 2,78 %

9. Kepala Desa IX tahun 1995-2003
Kepala Desa                                        : Rahmat Afandi
Sekretaris Desa                                   : A Karnaen
Kepala Dusun                                      : 1. Udi Samsudin    2. Uho
Kaur Pemerintahan                             : Memed Ahmad Hidayat
Kaur Umum/Polisi Desa                     : Amid
P 3 N                                                      : Moch. Wahyudin
Kaur Ekbang                                        : Rukmanudin
Tahun 1996 perangkat desa ada perubahan  sekretaris desa semula A Karnaen diganti oleh Moch.Wahyudin.
Tahun 1997 perangkat desa ada perubahan Kaur pemerintahan semula Memed Ahmad Hidayat diganti oleh Dani Ramdani.
Berdasarkan UU No 22 Tahun 1999 dan Perda Kab.Garut No 10 Tahun 2000 di wilayah Kab.Garut organisasi masyarakat yaitu LMD dan LKMD dibubarkan dan diganti dengan Badan Perwakilan Desa (BPD) yang dipilih langsung oleh rakyat, pada bulan Maret 2001 diadakan pemilihan dengan menghasilkan susunan keanggotaan sebagai berikut :
Ketua                                    : Nana Supriyatna
Wk. Ketua                             : Odang Kadarusman

Peraturan daerah (Perda) Kabupaten Garut No.10 tahun 2000 dirubah dengan Perda No.3 Tahun 2003 tentang pembentukan Badan Perwakilan Desa.Perda no 22 tahun 2000 tentang perubahan LKMD menjadi Lembaga Pemberdayaan dan Pelestarian serta pengembangan adat istiadat, kebiasaan-kebiasaan masyarakat dan lembaga adat disingkat LPM organisasi keamanan desapun berubah dari Hansip/Wanra menjadi Linmas dan disempurnakan dengan Perda No.15 tahun 2003.Pada bulan Juni 2003 Kepala Desa Talagasari (Rahmat Apandi) brakhir masa jabatannya maka dibentuklah Panitia Pemilihan Kepala Desa Talagasari (PPKD) jumlah penduduk Desa Talagasari ketika itu 10.636 jiwa hak pilih 6.702. Calon Kepala Desa ada 4 orang yaitu :
1. Solihin Muslim dari Kp.Hegarmanah
2. Yusuf Sadikin dari Kp. Sindangsari
3. Kokom Sutisna dari Kp. Halteu
4. Dani Ramdani dari Kp. Halteu Tengah
Pemilihan kepala Desa dilaksanakan pada tanggal 18 Oktober 2003 bertempat di Komplek Batu Lawang , hasil pemilihan tersebut dimenangkan oleh Yusuf Sadikin.

10.Kepala Desa X Tahun 2003-2008
Kepala Desa                                        : Yusuf Sadikin
Sekretaris                                              : Moch. Wahyudin
Kepala Dusun                                      :1.Udin Samsudin
                                                                        2.Rukmanudin
                                                                        3.Dadang
                                                                        4.Masidi
Kaur Pemerintahan                           : Dani Ramdani
Kaur Umum (Polisi Desa)                  : Aang Witarsa
Kaur Ekbang                                     : Lina Sobariah
P3 N                                                  : Ahmad Rosyidin
Pada tahun 2004 terjadi perubahan susunan perangkat desa dengan susunan sebagai berikut  : 
Kepala Desa                                        : Yusuf Sadikin                                                                   
Sekretaris                                 : Dani Ramdani
Kepala Dusun                          :  1. Udin Samsudin
                                                              2. Rukmanudin
                                                              3.  Dadang
Kaur Pemerintahan                            : Dadan
Kaur Umum (Tantrib)                          : Aang Witarsa
Kaur Ekbang                                      : Moch. Wahyudin
Kaur Kesra                                         : Lina Sobariah
P3 N                                                   : Ahmad Rosyidin

11.Kepala Desa XI Tahun 2009-2014
Kepala Desa                                        : H Ade Karim Sutisna
Sekretaris                                             : Dani Ramdani
Kepala Dusun                                      : 1.Nana Priatna 
                                                                              2.Wahyudin 
                                                                              3.Dadang Mulyadi
Kaur Pemerintahan                              : Dadan Suryaman
Kaur Umum                                         : Lina Sobariah
Kaur Ekbang                                       : Moch. Wahyudin
Kaur Kesra                                          : Rukmanudin
P3 N                                                   : Ahmad Rosyidin

Pada bulan Agustus tahun 2010 Sekretaris Desa (Dani Ramdani) mengundurkan diri dan sebagai penggantinya adalah Dadang Mulyadi sedangkan posisi kepala dusun 3 oleh Asep Gunawan.
Sumber-sumber pendapatan desa diantaranya adalah Bengkok (Tanah carik) hasil dari tanah titisan desa, tanah hasil kanomeran, tanah milik adat, hasil dari tanah Negara, dan lumbung desa.